Useless Letter

Kemaren malem, sebelum ngeliat Barca vs Arsenal, saya ngelamun masalah hurup. Yah, ada beberapa hurup di Bahasa Indonesia, yang menurut saya ngga berguna, karena ngga dipakai sama sekali / bunyi nya bisa digantikan.

  1. Hurup X, di Bahasa Indonesia bunyi X = ks, Sex = Seks, jadi, saya rasa huruf X ngga berlaku di Indonesia. Dan menurut saya, mendingan dihapus aja, atau ejaan kata-kata semacam ekstensi, eksodus diganti dengan extensi, exodus.
  2. Hurup F/V, di Bahasa Indonesia bunyinya ngga ada bedanya. Fanta / Vanta bila dibaca, bunyinya sama. Visual dan Fisual, apa bedanya, jadi menurut saya, salah satu dihapus aja.

Dan seandainya F/V dan X dihapus, maka alfabet Bahasa Indonesia cuman mengenal 24 huruf, lebih efisien kan?

5 komentar

  1. jaylangkung bilang:

    wahhh aku gax setuju…
    aturan dari vulu femang bagitu
    dan masix di pake khalayak ramai kox

    May 18th, 2006 at 06:45
  2. Aryo Sanjaya bilang:

    Memang sulit menghapuskan kebiasaan, butuh waktu lama untuk penyesuaian optimasi ini.

    Tapi iku jenenge KEMUNDURAN!

    Di saat segalanya mengarah ke globalisasi, yang mana daripada alfabet Indonesia sudah sama dengan standar internasional, kalo diefisienkan, nanti bakal ada Letter Converter antara huruf Indonesia dan internasional.
    Misalnya ada berita internasional yang ditranslate ke Indonesia, maka termasuk hurufnya juga dikonversi. Lah, kan nambah kerjaan. Kerjaan Programmer tuh.
    Awakmu gak mesakne Penyu wes sering muleh telat? Jam tiga pagi itu sudah paling cepat.
    Sakne weh.

    May 18th, 2006 at 10:05
  3. jokonet bilang:

    Usul weh…

    F dan V diilangin sekalian…, bisa diganti dengan P
    contoh Fisual basic ganti wae dengan Pisual Basic
    Film=Pilm
    Televisi = Telepisi
    TV=TP

    Piye weh…, Mengko tak usulke nang Simbahku…

    May 18th, 2006 at 10:40
  4. Aryo Sanjaya bilang:

    Sekalian aja:

    Indonesia => Endonesa

    Usulne nang mbahmu pisan jok…

    mbahmu dadi apane ndoweh?

    May 18th, 2006 at 11:18
  5. isdah bilang:

    opo’o koq gag pake honocoroko wae…?

    May 18th, 2006 at 14:22