F*ck Violence

Hidupin TV, coba liat berita sejenak, hitung berapa banyak kekerasan yang terjadi. Bosan dengan TV, coba baca koran. Ah ketemu lagi yang namanya kekerasan. Bukan hanya fisik, tapi verbal juga. Sedikit saja tidak puas, langsung organisir massa, demo di jalan. Setelah itu, mulai umpat2, bakar ban, dan yang sudah bisa ditebak, dorong2 an dengan polisi, dejavu waktu SD dulu. Liat TV lagi, siang2, ah… acara kriminal. Isinya cuman tahanan baris, orang dipukuli, polisi tenteng senjata di tempat umum wild west style.

So what’s make people do such silly act? Ini analisa tolol saya untuk beberapa kasus yang tadi saya liat di TV:

  • Majikan siksa pembantu — simpel aja, paling di kantor baru dimarahin bos tapi ga berani ngelawan karena takut dipecat, atau barusan dimarahin suami gara2 tagihan kartu kredit melonjak. so pelampiasan pada pembantu.
  • Demo anarkis — mumpung masuk TV, sekalian bikin berita. Berani tebak kalau dia demo sendirian ga bakal berani teriak2 begitu. Berhubung bolone akeh…
  • Sepakbola, ga terima, pukul wasit, lempar wasit — mo nekat pukul pemain yang jegal dia? ga berani, soalnya body nya gede, akhirnya … pilih wasit aja, sasaran empuk. Wake up dude, sepakbola itu permainan, ada yg kalah ada yg menang, enjoy the game aja lagi… Lagian, kalau ga ada wasit namanya tarkam. Mau dibilang pemain tarkam???
  • Cops and Gun — John McLane (Die Hard) wannabe. Atau sama kaya kasus pembantu, ga bisa tembak atasan (kecuali polisi setres di semarang yang tembak atasannya gara2 di mutasi) akhirnya tembak maling. Anehnya, kalau misalnya koruptor macem adrian atau teroris kaya Imam Samudra kok ndak pernah disuruh baris, di pertontonkan tatonya, digunduli yah? Atau, mumpung masuk TV, lakukan Miami Vice style.

Please, mohon, hentikan semua kekerasan karena ndak akan menyelesaikan masalah, malah menambah masalah. Yah, selain benjut, pasti ntar akan menghadapi tuntutan atau balas dendam pihak lain. Lampiaskan energi berlebihan kepada sesuatu yang lebih positif semacam:

  • Olahraga: tinju, karate, atau gulat, atau olahraga fisik keras lainnya: check
  • Memahami orang lain / menempatkan diri di posisi orang lain: ga bisa jelasin sih, tapi bisa kasih contoh: kalau misal kita ditabrak orang gara2 dia ngebut, coba bayangin kalau kita yang nabrak pas ngebut padahal ngebut itu gara2 kebelet pipis [check]
  • Perbanyak ibadah, menurut pak kiai bisa kontrol diri sih [never try]
  • Work harder, keep yourself busy — biar ndak sempet ngamuk2 [check]
  • Masih kurang? lakukan pelampiasan di field-field lain semacam: BDSM kayanya bisa menghasilkan duwit. [slip inside my thought]

Last but not least: MAKE LOVE, NOT WAR, F*CK VIOLENCE!

7 komentar

  1. GuM bilang:

    saya sudah lama memutuskan untuk nggak nonton tv, dengan alasan yang kurang lebih sama. kekerasan bahkan ‘disisipkan’ di tayangan2 religi, yang harusnya bisa jadi panutan buat pemirsanya.

    belum lagi itu yang namanya sinetron. kekaisaran punjabi sudah menggurita rupanya. pembodohan massal mereka lakukan melalui tayangan2 mereka. nggak peduli kualitasnya, yang penting mereka jual artis, dapet duid.

    yang bikin miris, sampah tersebut juga dikonsumsi oleh anak-anak kecil. jadi, bro. kalo nanti udah punya anak, jauhin deh dari yang namanya tipi. atau minimal pilihkan dengan bijak tayangan yang pantas buat mereka.

    June 22nd, 2007 at 08:47
  2. Aryo Sanjaya bilang:

    @GuM: uhuuuiii, udah mikirin anak nih?? jadi….. kapan nembak?

    @Ferdhie: banyak juga yang pelampiasannya di milis :p

    June 22nd, 2007 at 08:50
  3. VNZ bilang:

    Mau lihat kekerasan yang sama setiap hari, SATPOL lawan Warga atau Polisi lawan warga, setel trans7 jam 12 malam, pasti ada deh.

    Iki jaman edan, yen ora edan ora keduman….
    Tapi isih luwih becik wong kang eling lan waspodo.

    June 22nd, 2007 at 17:42
  4. Nofie Iman bilang:

    Sejak dulu saya dan keluarga memang malas untuk menonton televisi. Sejujurnya, ada banyak opsi hiburan lain yang lebih menghibur sekaligus mendidik.

    June 23rd, 2007 at 11:31
  5. Jauhari bilang:

    @Nofie Iman
    Contohnya mas???

    Tapi di DUNIA CARI UANG sana… hal hal gituan kok LARIS MANIS yaa??? termasuk FILM ACTION….

    Apa itu termasuk Violence???

    June 25th, 2007 at 11:34
  6. isdah ahmad bilang:

    loh koq ada postingan kaya’ gini? jadi inged blogmu ndisik weh

    July 6th, 2007 at 20:30
  7. MeMe bilang:

    huu gaya.
    bukannya dirimu juga suka’nya pamer otot??
    alias gaya2an didpn kaca&kamera nunjukin otot2 bodynya yg makin ngembang kya layangan. hahahaha

    August 10th, 2007 at 19:40

Tinggalkan Komentar





*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word