PHP Flow Control Tips

Tips 1: Do..While

Pernahkah anda membuat sebuah coding seperti ini?

if (..) {
  if (..) {
    if (..) {
      if (..) {
        //
      }
    }
  }
}

Jika pernah, nampaknya source-code anda perlu pembenahan dan di restruktur lagi. Emang sih, it works, tapi .. nanti bila orang lain membuka source anda… siap2 tahan malu deh. Saya ada trik untuk memanfaatkan konstruk looping do..while untuk contoh kasus semacam ini. Contoh nya:

do {
  if (!...) break;
  if (!...) break;
  if (!...) break;
  if (!...) break;
  // do something here
} while(FALSE);

Dan cukup berhasil mengurangi indentasi yg berlebihan ;)

Break Nested Loop

Bagi yg belum ngerti, statement break untuk membuat flow program keluar dari sebuah loop. Tetapi, di PHP, break bisa mempunyai parameter. Jadi kita bisa jump dari 2 nested loop sekaligus hanya dengan 1 statement break. Misal:

for($i=0; $i<10; $i++) {
  for($j=0; $j<10; $j++) {
    if ($i == 2) break 2;
    echo "$i, $j";
  }
}

Statement break 2 akan mengeluarkan alur program dari 2 looping for diatas.

Semoga bermanfaat

4 komentar

  1. isdah ahmad Says:
    March 4th, 2008 at 16:01

    =)) coba tuh adminnya suruh baca ini

  2. anton ashardi Says:
    March 4th, 2008 at 17:23

    mas, saya biasa pake swicth daripada nested if, denger2 prosesnya lebih cepetan. apa bener yang saya denger?

  3. Aryo Sanjaya Says:
    March 5th, 2008 at 08:38

    tergantung yang nerusin weh, kalo logikanya ndak nutut, dia lebih mending milih cara nested.

    *lempar penyu ke admin*

  4. Dolly Aswin Hrp Says:
    March 6th, 2008 at 16:07

    Jawaban tips 1, pernah!

Trackback URI | Comments RSS

Tinggalkan Komentar





*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word