Beberapa patent yang terlalu jahat

Hanya pengen memberikan sedikit komentar dan pendapat tentang patent. Ketika iseng2 browsing mengenai patent di "You know where" saya menemukan patent yang sangat menarik. Benih Jagung. Aneh kan? He eh, ternyata benih jagung juga ada patent nya. Ini link nya:

Karena artikelnya panjang, saya persingkat deh. PT. BISI memproduksi benih jagung hibrida ber-patent. Nah, benih ini di rekayasa genetika sehingga ngga akan bisa dipanen lebih dari 2 kali. Otomatis, petani jagung akan selalu membeli benih setiap panen. Profit gede bagi perusahaan ini. Nah, mungkin pas jaman dahulu ga kerasa secara harga benih murah. Sekarang, seiring dengan meningkatnya biaya produksi karena BBM, jadi harga benih naik. Petani ga mampu beli benih. Akhirnya, mereka mengupayakan untuk budidaya benih sendiri. Eh, diperkarakan oleh PT. BISI dan hasilnya petani kalah deh.

Logikanya, benih jagung bukan inovasi, melainkan dihasilkan dari tanaman jagung itu sendiri. Jadi ga wajar kalau dipatent. Dan VOC yang satu ini PT BISI mendapatkan banyak profit dari prinsip monopoli dengan bermodal sedikit kepintaran me-radiasi benih jagung. Bangsat emang, tetapi itulah realita. Sesuatu yang seharusnya tidak bisa dipatent, karena bukan Inovasi, dianggap inovasi. Padahal, genetic-engineering cuman discovery teknik doang.

Sebelum posting ini jadi semakin panjang karena profanity yang nambah, saya sudahin aja. Seharusnya, perusahaan ini tidak diberikan patent, karena bisa jadi akan ada varian lain yang muncul dan diproduksi oleh pihak lain. Dalam hal ini, hukum di Indonesia tidak berpihak kepada rakyat — kapan sih pernah? Buat yg berwenang: Mohon Bug ini diperhatikan yah..

8 Comments

  1. gravatar
    Bagas said:

    Jelas saja petani yang dituntut kemarin itu bingung-bingung, lha dia gak ngerti dengan yang namanya paten, dia cuma pengen nanam jagung yang bagus dan benihnyapun murah dari hasil trial dan error dia. Pemerintah kene iki ancen aneh, senengane musuhi rakyate dewe.

    Jul 08, 01:09 | Reply
  2. gravatar
    eko said:

    aneh, jagung lak ku tuku dewe, tak tandur dewe, tak panen dewe, tak dol kok ra oleh tak tandur dewe meneh cen aneh kuwi PT ne

    Jul 08, 02:38 | Reply
  3. gravatar
    anton ashardi said:

    sayang sampeyan bukan petani jagung... kalo seumpama iya, pasti sekarang lagi sibuk2nya ngeracik formula benih jagung yang bisa tumbuh 10 tongkol di satu batang :lol: nb: kalo beneran ntar dibantuin de... :D

    Jul 08, 06:56 | Reply
  4. gravatar
    anton ashardi said:

    lho... skarang kok ada captcha-nya :p semacam tambah ngetop blog ini, hehehe...

    Jul 08, 06:57 | Reply
  5. gravatar
    isdah ahmad said:

    loh siapa cepat dia dapat, pasar yang menentukan, kaum kapitalis yang memutuskan gitukan sistemnya :d

    Jul 08, 08:23 | Reply
  6. gravatar
    Jauhari said:

    Negeri yang SAKIT

    Jul 08, 11:08 | Reply
  7. gravatar
    Aryo Sanjaya said:

    Perbaikan Bug? Ya itu PT BISI memperbaiki hasil rekayasanya supaya ndak bisa di-hack lagi ;))

    Jul 10, 14:35 | Reply
  8. gravatar
    Dolly Aswin Hrp said:

    Sebaiknya petani menggunakan benih yang LGPL :D

    Jul 12, 08:52 | Reply

Add Comment